Pages

Tampilkan postingan dengan label WISATA BUDAYA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label WISATA BUDAYA. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Februari 2015

KEBUDAYAAN BANTEN

1. Rumah Adat
Rumah adat Banten adalah rumah adat suku Baduy, oleh Karena itu pemerintah menetapkan nama rumah adat Banten adalah rumah Badui. Rumah tradisional ini berupa panggung yang terbuat dari dari kerangka bambo, kayu nangka, kayu jati serta batang pohon kelapa dengan beratapkan daun nyiur ataupun ilalang dan lantainya  yang terbuat dari pelepah bambu yang telah dibelah.

Rumah Adat Badui
2. Pakaian Adat
Pakaian adat Banten pada Pria mengenakan pakaian model baju koko dengan lehernya yang tertutup. Serta pakaian bawahnya  dilengkapi celana panjang serta diikatkan dengan kain batiknya. Pada bajunya dikenakan ikat pinggang dan diselipkan sebilah parang di ikat pinngang tersebut bagian depan. Serta di bahu diselempengkan sehelai kain.
Sedangkan pakaian adat Banten pada wanitanya, memakai baju adat kebaya serta kain batin sebagai bawahannya. Pakaian ini juga diselempangkan sehelai kain di bahu dan dihiasi dengan bros kerajinan tangan pada bagian depan kancing kebayanya. Pada rambut di sanggul dan dihiasi dengan kembang goyang berwarna keemasan.
3. Tarian Daerah: Tari Topeng
Tarian ini dilakukan oleh satu orang pria atau lebih sesuai dengan kebutuhan. Gerakkan tari ini tempak gemulai.Tarian topeng mengisahkan tentang seorang rasa yang balas dendam karena cintanya yang ditolak.
Tari Topeng
4. Alat Musik: Angklung Buhun, Pantung Bambu, Rampak Beduk.
5. Senjata Tradisional: Parang
6. Bahasa Daerah: bahasa Jawa Banten dan bahasa Sunda
7. Suku bangsa: Suku Baduy

KEBUDAYAAN KALIMANTAN TIMUR

1. Rumah Adat
Rumah adat Kalimantan Timur dinamakan Rumah Lamin. Rumah Lamin adalah rumah adat suku Dayak Kenyah diKalimantan Timur. Rumah itu berbentu panggung setinggi 3m dari tanah dan dihuni oleh 25-30 kepala keluarga. Ujung atap rumah diberi hiasan kepala naga, simbol keangungan, budi luhur, dan kepahlawanan. Halaman rumah diisi oleh patung patung Blontang, menggambarkan dewa dewa sebagai penjaga rumah atau kampung

Rumah Lamin Rumah Adat Kalimantan Timur
Rumah lamin terbagi atas ruang dapur, ruang tidur dan ruang tengah guna menerima tamu atau pertemuan adat. Tangga untuk naik kerumah lamin terbuat dari satu pohon. Bentuk tangga ini tak berbeda antara rumah bangsawan dan rumah rakyat biasa. Dinding rumah terbuat dari katu diselingi daun rumbia, sedangkan kolong rumah dapan dipergunakan untuk memelihara ternak.

2. Pakaian Adat
Pria dari Kalimantan Timur memakai tutup kepala (topi) berhiaskan bulu bulu enggang, baju rompi dan kain tenun sebatas lutut. Sebuah tameng dengan hiasan yang khas berada ditangannya. Hiasan lainnya adalah kalung yang terbuat dari tulang atau gigi binatang.
Sedangkan wanitanya memakai topi dengan hiasan yang khas baju rompi dan kain (rok) dengan warna dan hiasan yang khas pula. Perhiasan yang dipakai adalah kalung dan beberapa gelang dikedua belah tangannya.
Pakaian Adat Kalimantan Timur
3. Tari tarian Daerah Kalimantan Timur
a. Tari Gong, dipertunjukkan pada waktu upacara penyambutan terhadap tamu agung. Dapat pula dipertunjukkan sewaktu kelahiran seorang bayi kepala suku. Tari ini bersumber dari tari tradisi Dayak Kenyah, yang merupakan gabungan dari tari perang dan tari gong. Keseluruhannya menggambarkan kisah dua orang pemuda yang memperebutkan seorang putri yang kemudian menjelma menjadi seekor burung.

b. Tari Perang, tari yang mempertunjukkan pertarungan dua orang pemuda salam memperebutkan seorang gadis.

c. Hudug dan Belian, adalah tari tarian yang mengandung kepercayaan magic untuk mengusir roh jahat yang menganggu.
Tari Gong
4. Senjata Tradisional
Di Kalimantan Timur pun, mandau merupakan sejata tradisional rakyatnya. Hulu mandau diberi ukuran burung enggang dengan hiasan rambut manusia. Dibuat oleh pandai besi yang mempunyai ilmu gaib.
Mandau adalah semacam senjata yang berbentuk parang dengan panjang kira kira 1/2m. Mandau itu ada dua macam. Pertama, mandau yang disebut Tampilan dan dipakai untuk perang dan upacara. Kedua, mandau yang biasa dipakai untuk keperluan sehari hari. Senjata lainnya adalah bujak (senjata tombak), anak mandau, beliung, dan sumpit.
Mandau
5. Suku : Suku dan marga yang terdapat didaerah Kalimantan Timur adalah : Dayak, Tidung, Kenyah, Bulungan, Berusu, Kayan, Abai, dan lain lain.
6. Bahasa Daerah : Kenyah, Kayan, dan lain lain.
7. Lagu Daerah : Indung indung.

KEBUDAYAAN MALUKU

1. Rumah Adat
Rumah adat Maluku dinamakan Baileo. Baileo dipakai untuk tempat pertemuan, musyawarah dan upacara adat yang disebut Saniri Negeri. Rumah tersebut merupakan panggung dan dikelilingi oleh serambi. Atapnya besar dan tinggi terbuat dari daun rumbia, sedangkan dindingnya dari tangkai rumbai yang disebut.
Rumah Adat Maluku (Baileo)
2. Pakaian Adat
Prianya memakai pakaian adat berupa setelann jas berwarna merah dan hitam, baju dalam yang berenda dan ikat pinggang. Sedangkan wanitanya memakai baju Cele, semacam kebaya pendek, dan berkain yang disuji. Perhiasannya berupa anting anting, kalung dan cincin. Pakaian ini berdasarkan adat Ambon.
3. Tarian tarian Daerah Maluku
a. Tari Lenso, merupakan tari pergaulan bagi segenap lapisan masyarakat Maluku.
b. Tari Cakalele, adalah tari perang yang melukiskan jiwa kepahlawanan yang gagah perkasa.
c. Tari Cakaola, merupakan jenis tari pergaulan yang digarap berdasarkan unsur unsur gerak tari tradisional Orlapei dan Saureka reka. Tari ini biasannya ditarikan untuk memeriahkan pesta pesta atau dipertunjukkan dalam rangka manjamu tamu tamu terhormat.
Tari Cakalele
4. Senjata Tradisional
Senjata tradisional yang terkenal di Maluku adalah Parang Salawaku. Panjang parang 90-100cm, sedangkan Salawaku (perisainya) dihiasi dengan motif motif yang melambangkan keberanian.
Parang tersebut terbuat dari bahan besi yang keras dan ditempa oleh seorang pandai besi khusus. Tangkai parang terbuat dari kayu keras, seperti kayu besi atau kayu gupasa. Sedangkan Salawaku (perisainya) terbuat dari kayu yang keras pula. Selain untuk keperluan perang, parang salawaku dipakai pula dalam menarika tari Cakalele.
Parang Salawaku
5. Suku : Suku dan marga yang terdapat didaerah Maluku adalah : Rana, Alifuru, Togitil, Furu Aru, dan lain lain. 6. Bahasa Daerah : Togitil, Furu Aru, dan Ahfuru.
7. Lagu Daerah : Kole kole, Mande mande, Rasa Sayang  Sayange.

KEBUDAYAAN BALI

1. Rumah Adat
Salah satu contoh rumah adat daerah Bali disebut Gapura Candi Bentar. Gapura Candi Bentar merupakan pintu masuk istana raja yang merupakan pula rumah adat di Bali. Gapura Candi Bentar dibuat dari batu merah dengan ukir yiran dari batu cadas. Balai Benggong terletak pada sisi kanan dan Balai Wantikan terletak pada sisi kiri. Balai Benggong adalah tempat istirahat raja beserta keluarganya. Balai Wantikan adalah tempat adu ayam attau pegelaran kesenian. Kori Agung adalah pintu masuk pada waktu upacara besar. Kori Babetelan merupakan pintu untuk keperluankeluarga.

Rumah Adat Bali Gapura Candi Bentar
2. Pakaian Adat
Pakaian adat pria Bali berupa ikat kepala (destra), kain songket saput dan sebilah keris terlesip pada pinggang bagian belakang.
Sedangkan wanitanya memakai dua helai kain songket, setagen songket atau meprada dan selendang atau senteng. Ia juga memakai hiasan bunga emas dan bunga kamboja diatas kepala. Perhiasan yang dipakainya adalah subang, kalung, dan gelang.
Pakaian Adat Bali
3. Tari tarian Daerah Bali
a. Tari Legong, merupakan tarian yang berlatar belakang kisah cinta raja dari Lasem.ditarikan secara dinamis dan memikat hati.
b. Tari Kecak, sebuat tarian berdasarkan cerita dari Kitab Ramayana yang mengisahkan tentang bala tentara monyet dari Hanoman dan Sugriwa.
c. Tari Jaran Teji, adalah jenis tari kreasi yang memanfaatkan gerak tari tradisi untuk menggambarkan keterampilan para prajurit penanggung uda yang bersiap siaga menuju medan perang.
Tari Legong
Tari Kecak
4. Senjata Tradisional
Keris sebagai senjata penduduuk Bali. Selain untuk membela diri, keris dapat mewakili seseorang dalam suatu undangan pernikahan. Menurut kepercayaan sebagai penduduk Bali, bila keris pusaka direndam dalam air putih akan menyembuhkan anggota keluarga dari gigitan binatang berbisa. Gagang keris yang terbuat dari kayu itu, ada pula yang berhiasan permata.
Selain keris terdapat pula tombak yang dipergunakan untuk berburu, berperang atau upacara pembakaran mayat. Juga terdapat golok yang dipergunakan untuk keperluan bertani serta untuk mempersiapkan upacara keagamaan.
Keris Bali
5. Suku : Suku dan marga yang terdapat didaerah Bali adalah : Bali, Jawa, dan Madura.
6. Bahasa Daerah : Bali
7. Lagu Daerah : Janger

KEBUDAYAAN SULAWESI BARAT

1. Rumah adat
Rumah adat Mandar, yakni rumah panggung yang memiliki bentuk yang hampir sama dengan rumah adat suku Bugis dan Makassar. Perbedaanya pada bagian teras (lego) lebih besar dan atapnya seperti ember miring ke depan. Bentuk rumah panggung yang berdiri diatas tiang-tiangnya dimaksudkan untuk menghindari banjir dan binatang buas. Dan apabila semakin tinggi tingkat kolong rumah menandakan semakin tinggi pula tingkat status sosial pemiliknya.  Atap rumah umumnya terbuat dari sirap kayu besi, bambu, daun nipah, rumbia, ijuk atau ilalang. Tangga terbuat dari kayu (odeneng) atau bambu (sapana) dengan jumlah anak tangganya ganjil. Tingkat dinding berbentuk segitiga yang bersusun sebagai atap juga menunjukan kedudukan sosial pemilik rumah.


2. Pakaian Tradisional
Di Sulawesi Barat mempunyai keragaman baju tradisionalnya. Pakaian tradisional Sulawesi Barat biasanya dikenakan dalam pertunjukan tari, acara pernikahan dll yang memiliki keragaman dalam busananya.
Pakaian adat pada pria mengenakan jas yang tertutup dan berlengan panjang, dipadukan celana panjang sebagai pakaian bawahnya. Terdapat kain sarung yang dililitkan pada pinggangnya sampai kelutut. Sedangkan pakaian adat pada wanita Sulawesi Barat mengenakan baju Bodo dengan dihiasi kalung, gelang serta giwang. pada bagian kepala dikenakan sanggul dan beberapa hiasannya. Pakaian bawah dikenakan sarung yang dikenakan seperti rok.

pakaian adat Sulawesi Barat
3. Tari Daerah
Tari Bamba Manurung, ditujukan sewaktu acara pesta Adat Mamuju yang dihadiri oleh para penghulu adat beserta para tokok adat. Pakaian tari ini disebut baju Badu, dan di hiasi oleh bunga melati beserta kipas sebagai perlengkapan tarinya.

- Tari Bulu Londong, ditujukan pada acara Rambutuka sebagai rasa syukur penduduknya.Pakaian tari ini mengenakan baju adat Mamasa yang berbahan bulu burung.  Perlengkapan tari yang dipakai adalah terompet, pedang atau tombak, sengo, kepala manusia dll.

- Tari patuddu ditujukan dalam acara untuk menyambut para tetamu dari luar maupun dalam negeri. Tarian ini merupakan tarian suku Mandar yang tinggal di Sulawesi Barat.

Tari Patuddu

4. Senjata Tradisional: Badik
Badik atau badek bentuk khas yang dikembangkan oleh masyarakat Bugis dan Makassar.
Badik
5. Suku-suku Sulawesi Barat: ada terdiri dari Makassar (1,59%),Toraja (13,95%), Bugis (10,79%), Jawa (5,38%), Suku Mandar (49,15%), dan suku lainnya (19,15%).

6. Lagu Daerah: Bulu Londong, Malluya, Io-Io, Ma'pararuk.

7. Bahasa Daerah: Bahasa Mandar, Bahasa Bugis, Bahasa Toraja, Bahasa Makasar

8. Alat Musik Tradisional: Kecapi, cara memainkannya dengan  dipetik pada bagian senarnya.

KEBUDAYAAN SULAWESI TENGGARA

1. Rumah Adat

Salah satu contoh rumah adat Sulawesi Tenggara disebut Istana Sultan Buton. Istana Sultan Buton disebut juga Malige. Bangunan tersebut tidak memakai paku dan merupakan rumah panggung. Ia terdiri dari 3 lantai. Lantai pertama tempat kediaman raja dan permaisuri, lantai kedua untuk tempat tinggal dan lantai ketiga tempat wanita salat. Pada kiri kanan lanta dua ada ruangan tempat semacam menenun kain yang disebut Bate.
Istana Sultan Buton
Sultan Buton adalah pilihan rakyat banyak. Sultan harus bersih dari cacat jasmani ataupun cacat rohani. Untuk menggantikan kedudukan Sultan, tidak selamanya dari keturunan Sultan yang berkuasa. Dapat pula dupilih dari adik atau kakak Sultan, bahkan dari orang lain yang sederajat.

2. Pakaian Adat

Prianya memakai pakaian adat berupa tutup kepala (destar), baju model jas tutup sarung sebatas dengkul dan celana panjang.
Sedangkan wanitanya memakai baju kebaya. Diatas kepalanya terdapat hiasan kembang dan hiasan lainnya berupa anting anting, kalung, dan gelang. Pakaian adat ini berasal dari Kendari.
Pakaian Adat Sulawesi Tenggara
3. Tari tarian Daerah Sulawesi Tenggara

a. Tari Balumpa, merupakan tari selamat datang dalam menyambut tamu agung. Tari rakyat ini berasal dari Buton.
b. Tari Dinggu, melambangkan sifat kegotongroyongan dalam kerja bersama sewaktu menumbuk padi. Sentuhan alu pada lumbung merupakan irama tersendiri yang menyentuh hati.
c. Tari Molulo, adalah tarian yang indah danriang dari pergaulan muda mudi Sulawesi Tenggara.
d. Tari Motasu (berladang), Tari Motasu diangkat dari tradisi masyarakat Tolaki di Kabupaten Kolaka dan Kendari. Keseluruhannya menggambarkan ungkapan permohonan kepada tuhan agar dalam berladang dapat perlindungan dan kelak dikaruniai hasil yang melimpah.

Tari Balumpa
Tari Dinggu
4. Senjata Tradisional

Keris adalah senjata tradisional rakyat Sulawesi Tenggara/ bentuknya berlekuk lekuk seperti keris pada umumnya. Istana dan banteng kerajaan Sultan Buton sangat terkenal dalam sejarah perlawanan bersenjata menentang Belanda. Keris dan pedang dipakai untuk perang jarak dekat, sedangkan tombak, lembing dan sumpitan untuk perang jarak jauh.
Keris Sulawesi Tenggara
5. Suku : Suku da marga yang terdapat didaerah Sulawesi Tenggara adalah : Walio, Laki, Muna, Buton, Mororene, Wowonii, Kulisusu, dan lain lain.

6. Bahasa Daerah : Buton, Muna, Laki dan lain lain.

7. Lagu Daerah : Peia Tawa tawa

KEBUDAYAAN PAPUA BARAT

Papua Barat merupakan provinsi yang terletak di wilayah Indonesia bagian Barat Pulau Papua. Sebelumnya  provinsi ini bernama Irian Jaya Barat dan berdasarkan UU No. 45 tahun 1999 pada tanggal 18 April 2007 Irian Jaya Barat resmi berganti nama menjadi Papua Barat. Seperti yang kita ketahui di Papua dan Papua Barat memiliki banyak keunikkan tersendiri, berbagai macam penduduk dan suku aslinya, alam nan indah serta rumah-rumah yang adat di Papua. Untuk kita seperti biasa kita akan mengenal dan mengulas budaya-budaya yang dimiliki oleh Provinsi Papua Barat.

1. Rumah Adat Papua Barat
Rumah adat Papua Barat yang diberi nama Rumah Kaki Seribu ini berada di TMII kawasan anjungan Papua Barat. Rumah ini dibangun sebagai tempat memeragakan dan memamerkan berbagai peninggalan budayanya seperti peralatan alat musik, pakaian adat, kerajinan tangan yg terdapat di Papua Barat dan lain sebagainya. Arsitektur bangunan ini bercorak Manokrawi. rumah adat ini merupakan rumah panggung yang memiliki banyak tiang sebagai penopangnya. 

Rumah Adat Papua Barat di TMII
Namun, sebenarnya rumah adat provinsi Papua Barat yang asli berasal daru suku Arfak, bernama Mod Aki Aksa (Lgkojei) yang berarti Rumah Kaki Seribu. Rumah adat yang asli atapnya terbuat dari daun jerami atau daun sagu dan kayu sebagai tiangnya. Tiang-tiang yang dibuat ada yang pendek dan ada yang tinggi, tiang tersebut berguna untuk melindungi diri dari musuh dan ancaman orang yang berniat jahat atau ilmu hitam. 
Rumah Adat Papua Barat Asli
2. Pakaian Adat Papua Barat
Pakaian adat di wilayah Papua Barat bernama pakaian adat Serui. Tidak jauh berbeda dengan pakaian adat yang ada di Papua, bentuk pakaiannya hampir sama baik pria dan wanita. Model penutup badan bagian bawah serta bajunya sama. Mereka memakai baju dan penutup badan bagian bawah dengan bentuk yang sama. Hiasan didada dan kepala juga mereka kenakan  berupa kalung, gelang, hiasan burung cendrawasih pada bagian kepala daln lain sebagainya.  Merupakan ciptaan baru yang tergambar pada bentuk pakaiannya. Perlengkapan yang dikenakan pria pada saat pernikahan biasanya pengantin pria memegang perisai seperti panah atau tombah agar berkesan adat Papua.
Pakaian Adat Papua Barat
3. Tari daerah Papua Barat
- Tari Perang merupakan tari yang melambangkan kegagahan dan kepahlawanan masyarakat Papua.
- Tari Suanggi merupakan tari yang mengisahkan seorang istri yang mati akibat korban angi-angi (jejadian).


4. Senjata Tradisional: Pisau Belati yang terbuat dari tulang kaki burung, Panah dan Busur. Senjata ini digunakan untuk berperang atau berburu.
5. Suku: Suku Arfak, Suku Asmat, Suku Dani, Suku Mey dan SUku Sentan.
6. Lagu Daerah: Yamko Rambe Yamko, Apuse.
 

KEBUDAYAAN RIAU

1. Rumah Adat 
Selaso Jatuh Kembar

Rumah adat daerah Riau bernama Selaso Jatuh Kembar. Rumah ini merupakan tempat tinggal para datuk, pemangku adat. Ruangan rumah terdiri dari: ruangan besar yang dipergunakan untuk tempat tidur, ruang bersila, anjungan dan dapur. Tiang-tiang rumah, sirip atap, loteng, tangga dan alasnyasemua berhiasan ukiran. Ukirannya mempunyai corak yang berbeda-beda antara yang satu dengan yang lainnya. Ruang adat ini dilengkapi pula dengan Balai Adat yang dipergunakan untuk untuk pertemuan dan musyawarah adat.
2. Pakaian Adat

Pakaian adat yang dipakai kaum pria dari Riau adalah tutup kepala atau destar, baju model teluk belanga dengan kain yang melingkar di tengah badan dan bercelana panjang yang disuji.

Pakaian adat yang dikenakan wanitanya adalah baju kurung yang disuji (dibordir), berselempang kain bersuji serta berkain songket. Perhiasan yang dipakainya adalah anting-anting, gelang dan cincin.

3. Tari-tarian Daerah Riau

a. Tari Tandak, merupakan tari pergaulan yang sangat digemari di daerah Riau.
b. Tari Joged Lambak, adalah tari pergaulan muda-mudi yang sangat populer dan disenangi.
c. Tari Tandak Sebati, merupakan jenis tari pergaulan yang digarap dengan memanfaatkan perbendaharaan unsur-unsur gerak tari Melayu kepulauan. Rentak musik melayu yang mengiringinya membuat joged yang dinamis ini bersuara gembira.
d. Tari Makan Sirih, biasanya disebut tari persembahan yang biasanya digunakan untuk menyambut tamu atau pembukaan acara-acara tertentu. Tarian ini menggambarkan bahwa orang melayu Riau menghargai hubungan persahabatan dan kekerabatan.
e. Tari Zapin, merupakan makna adab sopan santuan, sikap hormat dan memuliakan orang lain. Tari Zapin juga bermakna penutup atau penyudah dari sebuah persembahan yang disampaikan pada setiap orang yang melihatnya.
Tari Zapin
4. Senjata Tradisional 
Pedang Jenawi
Senjata Tradisional yang terkenal dinamakan Pedang Jenawi. Pedang ini biasanya dipergunakan oleh panglima perang, sedangkan para prajuritnya memakai klewang. Selain klewang para prajurit yang dipersenjatai pula dengan tombak.
Ada pula senjata yang dinamakan Badik Tumbuk Lada. Badik ini mempunyai wilahan yang sama dengan keris, namun agak pendek. Badik digunakan untuk keperluan sehari-hari dan untuk berperang. Maka badik sering pula diberi zat yang mengandung racun. Telah pula diadatkan, bila badik telah ditarik dari sarungnya, maka haruslah ditikamkan. Bila sasarannya tidak ada, maka badik ditikamkan pada suatu benda atau binatang Barulah kemudian badik dimasukkan kembali pada sarungnya.
 
5. Suku : Melayu, Sakai, Anak Dalam, Hutan, Bonai, Laut, Talang Mamak.
6. Bahasa Daerah : Melayu (dengan berbagai logat masing-masing daerah/kabupaten)
7. Lagu Daerah : Soleram, Lancang Kuning

Selasa, 03 Februari 2015

KEBUDAYAAN BANGKA BELITUNG

Beribukotakan Pangkal Pinang, provinsi ini memiliki 470 buah pulau dan hanya 50 pulau yang berpenghuni. Nuansa alamnya yang indah seperti terdapat pantai-pantai yang indah disana dan hidup berukunan antar etnis. Seperti biasa marilah kita mengenal kebudayaan-kebudayaan yang ada di Provinsi Bangka Belitung ini. Adapun diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Rumah Adat Bangka Belitung
Rumah Adat khas Bangka Belitung bernama Rumah Panggung. Rumah ini bercirikan khas Melayu seperti yang ada di daerah-daerah pesisir Sumatera serta Malaka. Rumah panggung terbuat dari kayu, bambu atau rotan. Ada 9 tiang yang digunakan untuk mendirikan bangunan ini berdasarkan falsafah 9 tiang yang dipercaya masyarakat di Bangka Belitung ini. Tiang yang pertama kali dibangun yaitu tiang utamanya terletak ditengah bangunan. Sebagai atapnya ditutup menggunakan daun rumbia dan model atap sebagian berarsitektur Terpancung. Sedangkan dindingnya menggunakan kulita kayu atau pelepah. Sebagian dari atap sisi bangunan dengan arsitektur ini terpancung.

Rumah Panggung Bangka Belitung
2. Pakaian Adat Bangka Belitung
Pakaian adat pernikahan mempelai laki-laki Bangka Belitung mengenakan Jubah panjang sebatas betis kaki berwarna merah yang terbuat dari bahan beludru disertai hiasan manik-manik dan pakaian bawahnya memakai celana. Pada bahu sebelah kanan diselempangkan sebuah kain. Di kepala dikenakan sorban sebgai penutup kepala ( sungkon ) dan sandal Arab sebagai alas kakinya.

Pakaian Adat Bangka Belitung
Sedangkan pakaian adat pengantin wanita mengenakan baju kurung berwarna merah berbahan beludru dan memakai kain tenun asli Bangka yang disebut dengan kain cual. Pada dada dihiasi dengan penutup dada atau teratai dan dilengkapi hiasan Ronce Melati. Dan untuk hiasan kepala dikenakan Paksian yang meliputi hiasan-hiasan Kembang Goyang, Kembang Cempaka, Gelang, Daun Bambum, Anting Panjang, Sari Bulan, pending untuk dipinggang dan lain sebagainya
3. Senjata tradisional
- Senjata Kedik, yaitu alat yang digunakan untuk alat petanian, perkebunan lada
- Parang Bangka, yaitu senjata yang mirip golok di jawa, dibuat agak berat dan lebar agar sasaran dengan cepat dapat terpotong.  Alat ini digunakan dalam perkelahian jarak pendek serta dapat digunakan untuk menebang pohon.
- Siwar Panjang
4. Alat musik: Gendang Melayu, Suling, Rebana dan Dambus
5. Tarian tradisional: Tari Campak, Tari Zapin, Tari Tanggai, Taru Bahtera Bertiang Tujuh
6. Makanan Tradisional:
- Kemplang belacan, yaitu berbahan dari sagu dan ikan. Bentuknya bulat lebar dan belacan atau terasi sebagai pelengkap sambalnya.
- Lempah kuning, yaitu berbahan ikan laut dan daging yang diberi berbagai macam bumbu meliputi bawang merah, bawang putih, kunyit, lengkuas dsb. Makanan ini merupakan masakan khas dari Pulau Bangka.
- Kritcu
- Getas/Keretek