Pages

Tampilkan postingan dengan label TRAVELLING. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TRAVELLING. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 Maret 2015

WISATA WONOGIRI

1. Waduk Gajah Mungkur
Sekalipun digunakan sebagai saluran irigasi, salah satu waduk dikawasan Wonogiri ini cukup mengesankan jika dikunjungo saat liburan Hal inilah yang menjadikan banyak orang yang mengetahui nama waduk Gajah Mungkur ini. Selain tempatnya yang strategis, waduk gajah mungkur ini juga menyediakan berbagai panorama alam yang indah didalamnya. Kawasan jajanan kuliner khas Solo juga dapat anda temukan di wilayah ini. Beberapa hiburan atau pertunjukkan seni juga sering ditemukan pada event – event tertentu disini. Jadwal hiburan seni yang biasa ada di tempat ini antara lain yaitu :
- Bulan Suro : Kegiatan Jamasan Pusaka Mangkunegara
- Bulan Syawal : Kegiatan syawalan ketupat, pentas seni budaya berupa seni reog, tari ketheg, serta orkes dangdut.

2. Pantai Sembukan
Pilihan tempat wisata di Winogiri yang kedua yaitu berupa keindahan pantai yang tergolong dalam objek wisata pantai . Di tempat ini anda akan menemukan pantai sembukan dengan bentang alam yang dekat pegunungan di kawasan Wonogiri. Jarak tempuh menuju kawasan tempat wisata di Wonogiri ini yaitu sekitar 40 km dari kawasan pusat kota Wonogiri.

3. Kahyangan
Wonogiri merupakan kabupaten di Solo yang menyimpan banyak ritual agama didalamnya. Konon, dulunya Wonogiri dibentuk oleh Raja Said yang sakti mandraguna sehingga beberapa tempat disana memiliki ritual agama khusus didalamnya. Salah satu lokasi tempat wisata di Wonogiri yang memiliki ritual agama ini yaitu kahyangan yang berjarak 25 km dari arah selatan pusat kota Wonogir

WISATA GUNUNGKIDUL

Objek atau tempat wisata di Gunungkidul. Mungkin masih banyak warga Indonesia yang belum mengetahui keindahan alam yang ada di Gunungkidul. Bila di berita-berita televisi, Gunungkidul sering diinformasikan sebagai tempat yang kering dan tandus, pada kesempatan ini aku akan menyajikan sisi lain dari Kabupaten Gunungkidul ini.
Gunungkidul merupakan salah satu kabupaten yang ada di Yogyakarta. Di balik kondisi alamnya yang sebagian besar memang kering dan kekurangan air, ternyata Kabupaten Gunungkidul memiliki banyak objek wisata yang sangat sayang untuk dilewatkan. Berikut ini adalah tempat atau objek wisata di Gunungkidul yang wajib sobat kunjungi :

1. Pantai Ngobaran


Pantai Ngobaran

Pantai ini terletak di Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari, Gunungkidul. Pantai ini berpasir putih dengan ciri khas yaitu sebagian pantai diselimuti oleh rumput laut sejenis alga yang berwarna hijau. Di pantai ini juga terdapat pura yang berada di atas bukit karang.

2. Pantai Indrayanti


Pantai Indrayanti

Nama asli pantai ini adalah Pantai Pulang Syawal. Indrayanti diambil dari nama sebuah restoran yang berada di pantai tersebut. Pantai Indrayanti terletak di Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus, Gunungkidul. Kondisi pantai yang sangat bersih dengan pasir putihnya membuat pantai ini menjadi objek wisata favorit di Gunungkidul.

3. Pantai Pok Tunggal


Pantai Pok Tunggal

Letak pantai Pok Tunggal berada tidak jauh dengan Pantai Indrayanti yaitu di Kecamatan Tepus. Ciri khas pantai ini adalah adanya sebuah pohon yang berdiri sendirian di tepi pantai. Pohon itu selalu dijaga oleh warga setempat. Seperti pantai lainnya, Pantai Pok Tunggal juga memiliki pasir pantai yang berwarna putih bersih.

4. Goa Jomblang


Goa Jomblang

Goa Jomblang merupakan salah satu objek wsiata petualangan yang ada di Gunungkidul. Pemandangan di dalam goa berupa sinar matahari yang masuk ke dalam membuat siluet yang sangat indah. Goa Jomblang terletak di Desa Jetis, Kecamatan Semanu, Gunungkidul sekitar 50 kilometer dari Yogyakarta.

5. Air Terjun Sri Gethuk


Air Terjun Sri Gethuk

Air terjun Sri Gethuk terletak di desa wisata Bleberan, Kecamatan Playen, Gunungkidul. Air terjun ini memiliki panorama yang sangat indah. Untuk menuju ke lokasi air terjun kita harus menyusuri sebuah sungai menggunakan perahu rakit yang terbuat dari papan dan drum bekas.

6. Pantai Ngandong


Pantai Ngandong

Pantai Ngandong memiliki keindahan alam yang sangat menakjubkan. Pasir putih pantai yang bersih dipadu dengan jernihnya air laut membuat pantai ini sangat pantas sebagai lokasi berlibur. Letak pantai ini berada di Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus, Gunungkidul.

WISATA KOTA SOLO

1. Keraton Surakarta Hadiningrat

wisata di Solo

Mengujungi Solo, tak lengkap rasanya jika belum ke keratonnya. Keraton Hadiningrat ini dibangun pada tahun 1744 dan terletak di sebelah alun alun Surakarta. Di dalamnya kita dapat melihat benda benda peninggalan sejarah yang akan menuntun kitake masa lampau seperti kereta kuda, peralatan peang dan juga pakaian raja raja terdahulu. Terdapat juga guide yang akan menjelaskan secara detail tentang keraton.

2. Pura Mangkunegaran

merupakan kediaman Sri Paduka Mangkunagara yang dibangu pada tahun 1757. Seperti keraton, tetai dengan ukuran yang lebih kecil. Dibangun dari kayu Jati utuh yang kokoh. di tempat ini kita juga akan menemukan benda bersejarah seperti peralatan wayang, gamelan, tari dan benda benda lainnya.

Selain keraton diatas, kita bisa mencoba menelusuri tempat wisata sejarah lain yaitu :

3. Museum Batik Kuno Danar Hadi
4. Museum Pers
5. Museum manusia Purba yang ada di Sangiran Sragen
6. Candi Sukuh
7. Candi Cetho
8. Museum Radya Pustaka

Tempat Wisata Alam di Solo

Alam di Sekitar kota Solo masih asri, apalagi daerah Tawangmangu, Karanganyar yang menawarkan kesejukan pegunungan. Selain itu juga terdapat Air Terjun Grojogan Sewu.
tempat wisata di Solo
  1. Sungai Bengawan Solo (Terkenal karena adanya lagu dengan judul Bengawan Solo)
  2. Air terjun Grojogan Sewu
  3. Air Terjun Parang Ijo
  4. Air Terjun Segoro Gunung
  5. Gunung Kemukus Yang ada di Sragen
  6. Waduk Gajah Mungkur di Wonogiri
  7. Pegunungan Tawang Mangu
  8. SSB (Solo Selo Borobudur)
  9. Taman Satwataru Curug
  10. Wisata Agro Gondang Winangoen di Jalan Solo – Yogyakarta
  11. Taman Balekambang

Tempat Wisata Belanja di Solo

  1. Solo Square – Pusat perbelanjaan Warga Solo
  2. Pasar Tradisional Klewer – Tempat beli batik murah
  3. Pasar Triwindu – Pasar Barang Antik
  4. Pasar Keris dan Cenderamata yang ada di Alun-Alun Utara Kraton Solo.
  5. Kampung Batik Laweyan
  6. Pasar Klitikhan Notoharjo.

Kuliner Solo

  1. Nasi Timlo (Makanan khas Solo)
  2. HIK – seperti warung angkringan di Jogja
  3. Tengkleng – Mirip gulai kambing namun lebih banyak daging dengan tulangnya.
  4. Serabi Solo Notosuman
  5. Nasi Liwet yang berada di sepanjang Jl Slamet Riyadi
  6. Sate buntel – Sate yang terbuat dari daging kambing cincang yang dilapisi usus sapi / lemak.
  7. Sate kere – Kenapa dinamakan sate kere? karena Sate ini terbuat dari tempe gembos, tidak dengan daging
  8. Susu Sapi Murni yang ada di sepanjang jalan terutama Boyolali.
Itulah tempat wisata di Solo yang bisa kita nikmati. Ada event tahunan yang tak kalah menarik dari Solo, yaitu Solo Batik carnival dan Sekaten. Solo Batik Carnival adalah karnaval batik di sepanjang jalan yang ditentukan. Dan sekaten adalah acara yang diselenggarakan bertepatan dengan maulid nabi Muhammad SAW. Bagi yang ingi

WISATA KOTA JEPARA


Kota Jepara selain terkenal dengan kota ukir, juga mempunyai keindahan alam yang amat elok terutama dengan keindahan alam pantainya. Sebagai kota yang terletak di wilayah utara pulau Jawa maka tak heran lagi jika Jepara memiliki tempat wisata pantai yang cukup banyak.

Sebenarnya ada banyak tempat pariwisata di Kabupaten Jepara, yang terkenal disana adalah wisata pantainya, karena memang Kabupaten Jepara dekat dengan laut. Ini adalah beberapa tempat wisata yang sering dikunjungi baik oleh warga sekitar ataupun dari luar Kabupaten Jepara.


Museum RA. Kartini terletak di pusat kota atau tepatnya di sebelah utara alun-alun kota Jepara. Museum RA Kartini termasuk jenis museum umum dan sekaligus sebagai Obyek Wisata sejarah yang dikelola oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jepara selaku Dinas Teknis yang ditunjuk oleh Pemerintah Daerah.

Museum ini dibuka setiap hari dan sering dikunjungi para wisatawan baik wisatawan mancanegara (wisman) maupun wisatawan nusantara (wisnus). Museum RA Kartini didirikan pada tanggal 30 Maret 1975 pada masa pemerintahan Bupati Soewarno Djojomardowo, SH, sedangkan peresmiannya dilakukan pada tanggal 21 April 1977 oleh Bupati KDH Tingkat II Jepara, Soedikto, SH.

Tujuan didirikan museum ini adalah untuk mengabadikan jasa-jasa perjuangan RA Kartini dengan cara mendokumentasikan, memamerkan, dan memvisualkan benda-benda bersejarah peninggalan milik kakak kandungnya serta benda warisan budaya lainnya yang banyak ditemukan di daerah Kabupaten Jepara. Gedung museum dibangun di atas areal seluas 5.210 m2 dengan luas bangunan 890 m2 dan terdiri dari tiga buah gedung.

RUANG I Ruang ini berisi koleksi peninggalan RA Kartini berupa benda-benda dan foto-foto miliknya semasa masih hidup antara lain :

(Satu) set meja kursi tamu yang masih asli terbuat dari kayu jati dengan ukiran khas motif Jawa kuno; Lukisan wajah beliau pada saat melangsungkan pernikahannya dengan Bupati Rembang, Raden Mas Adipati Djoyodiningrat pada tanggal 12 Nopember 1903; Foto contoh tulisan dalam bahasa Belanda yang ditujukan kepada sahabatnya di negeri Holland;


Meja belajar; Piring dan mangkok; Hasil keterampilan tangan muridnya berupa renda; Alat untuk membatik berupa canting milik RA Kartini; Silsilah RA Kartini; Serambi belakang pendopo Kabupaten; Botekan, sebuah tempat untuk menyimpan jamu sebagai persiapan pada saat RA Kartini akan dilahirkan; Mesin jahit kepunyaan muridnya yang sampai sekarang masih dapat dioperasikan.

Salah satu obyek wisata andalan di Jepara adalah Benteng Portugis yang terletak di Desa Banyumanis Kecamatan Keling atau 45 km di sebelah utara Kota Jepara, dan untuk mencapainya tersedia sarana jalan aspal dan transportasi regular.

Dilihat dari sisi geografis benteng ini nampak sangat strategis untuk kepentingan militer khususnya zaman dahulu yang kemampuan tembakan meriamnya terbatas 2 s/d 3 km saja. Benteng ini dibangun di ats sebuah bukit batu di pinggir laut dan persis di depannya terhampar Pulau mondoliko, sehingga praktis selat yang ada di depan benteng ini berada di bawah kontrol Meriam Benteng sehingga akan berpengaruh pada pelayaran kapal dari Jepara ke Indonesia bagian timur atau sebaliknya.

Pada tahun 1619, kota Jayakarta/Sunda Kelapa dimasuki VOC Belanda, dan saat ini Sunda Kelapa yang diubah namanya menjadi Batavia dianggap sebagai awal tumbuhnya penjajahan oleh Imperialis Belanda di Indonesia. Sultan Agung Raja Mataram sudah merasakan adanya bahaya yang mengancam dari situasi jatuh nya kota Jayakarta ke tangan Belanda. Untuk itu Sultan Agung mempersiapkan angkatan perangnya guna mengusir penjajah Belanda.

Tekad Raja Mataram ini dilaksanakan berturut-turut pada tahun 1628 dan tahun 1629 yang berakhir dengan kekalahan di pihak Mataram.


Kejadian ini membuat Sultan Agung berpikir bahwa VOC Belanda hanya bisa dikalahkan lewat serangan darat dan laut secara bersamaan, padahal Mataram tidak memiliki armada laut yang kuat, sehingga perlu adanya bantuan dari pihak ketiga yang juga berseteru dengan VOC yaitu Bangsa Portugis.


Telaga sejuta akar ,merupakan obyek wisata baru dengan pemandangan utama berupa pohon karet dan mata air menyerupai telaga. Dengan penataan lingkungan dan perbaikan akses menuju objek, diharapkan wisatawan dapat menikmati panorama, hawa yang sejuk, dan menu ikan air tawar yang masih segar.


Letaknya di Desa Bondo kecamatan Bangsri + 25 km dari pusat kota Jepara.


Pulau Panjang terdapat di sebelah barat Pantai Kartini berjarak sekitar 1,5 km. merupakan pulau berpantai landai dan berpasir putih. Pulaunya rimbun karena beberapa jenis tanaman keras tumbuh di sana. Pohon-pohonya yang tinggi sangat menarik bagi berbagai jenis burung (camar, bangau, blekok) untuk tinggal dan berkembang biak.

Pengunjung dapat mengelilingi pulau dengan berjalan menyusuri pantai atau menyusuri jalan (paving block) sambil menikmati pemandangan di kanan kiri. Selain itu, pantai berpasir putih dan laut dangkal dengan terumbu karang juga merupakan pemandangan yang cukup menarik, terutama bagi yang suka mancing dan mandi laut.

Di Pulau Panjang juga terdapat makam tokoh islam (seorang guru), Syeikh Abu Bakar namanya. Terdapat pula mercusuar yang sampai sekarang masih berfungsi untuk memandu kapal-kapal yang mengarungi Laut Jawa.

Untuk sampai di Pulau Panjang dapat memanfaatkan perahu wisata "Sapta Pesona" dari Pantai Kartini atau Pantai Bandengan dengan tarif yang relatif murah. Bagi yang ingin berkemah tidak perlu khawatir, karena di sana juga tersedia sarana MCK yang cukup memadai.


Pulau Mandalika letaknya berhadapan langsung dengan Objek Wisata Benteng Portugis dengan jarak + 2 km. Untuk mengunjungi pulau ini dapat menggunakan perahu nelayan bermesin tempel dengan waktu tempuh tidak lebih dari 0,5 jam.

Pulau ini tidak berpenghuni, hanya 1 orang operator/penjaga mercusuar yang bertugas di sana. Alamnya berupa hutan yang masih perawan sehingga banyak binatang berbisa seperti : ular, kalajengking, dan kepiting hitam (gotho). Pantainya curam dan berbatu sehingga pulau ini dikelilingi laut yang cukup dalam.

Bagi yang suka memancing, dapat melakukan aktivitas ini baik dari daratan Pulau Mandalika atau dari bebatuan yang ada di bawah Benteng Portugis atau dapat juga dengan menyewa perahu. Ikan yang diperoleh pemancing biasanya jenis kerapu, kakap putih, gerabah, pari, dan sembilang.


Karimunjawa terdiri dari 3 desa (Karimun, Kemojan dan Parang).Obyek wisata Bahari terpadu Taman Nasional Laut Karimunjawa ini merupakan salah satu kawasan wisata unggulan di tingkat regional bahkan International, Karimunjawa memiliki keindahan alam bawah laut yang alami/perawan dan sangat menakjubkan, dengan aneka jenis terumbu karang yang paling lengkap di dunia, biota laut dan ikan karang beraneka warna, hamparan pasir putih di setiap pulau dari 27 pulau yang ada menjadikan Karimunjawa laksana surga bagi pengunjung wisatawan baik mancanegara maupun domestik.


Kebijakan pengembangan pariwisata di Taman Nasional Karimunjawa diarahkan pada wisata berwawasan lingkungan, minat khusus atau sering disebut Ekowisata/Ecotourism/wisata alam dan ekosistem utama kawasan. Adapun wisata alam adalah kegiatan perjalanan atau sebagaian dari kegiatan wisata yang bersifat wisata minat khusus yang dilakukan secara sukarela serta bersifat sementara untuk menikmati gejala keunikan dan keindahan alam di Taman Nasional, sedangkan ekosistem utama kawasan adalah Hutan Hujan Tropis Dataran rendah, Hutan Mangrove, Terumbu Karang, Hutan Pantai, Padang lamun dan rumput laut.


Teluk Awur Salah satu pantai di kabupaten Jepara yang cukup indah dan menarik untuk di kunjungi adalah Pantai Teluk Awur.

Pantai ini terletak di Desa Teluk awur kecamatan Tahunan sekitar 4 km ke arah selatan dari pusat kota Jepara,namun demikian jika dilihat pantai ini tidak kalah menariknya dengan pantai lainnya yang ada di Jepara. Setiap Event Lomban pantai ini juga gak kalah ramenya dengan pantai-pantai lainnya dan banyak juga hiburan-hiburan yang menarik .

Setiap hari Minggu atau libur pantai ini cukup ramai dikunjungi oleh pelancong baik dari sekitar Jepara sendiri, ada pula warga luar kota Jepara yang juga mampir mencoba melihat keindahan pantai yang masih alami ini.

Untuk yang mempunyai hobi berenang Pantai Teluk Awur kondisi airnya cukup bersih karena jauh dari lalangnya perahu dan kapal, sehingga aman jika digunakan untuk mandi dan berenang.


Pantai Pungkruk berjarak 7 km. dari kota Jepara. Pantainya datar dan berkarang, di lokasi ini terdapat banyak rumah makan tradisional yang menyajikan menu makanan laut (seafood) dengan menu andalan adalah ikan bakar. Ada beberapa rumah makan yang ditata cukup rapi, sebagian bangunannya berupa gazebo yang berada di atas laut/tambak. Bahkan ada beberapa pengusaha yang melengkapi tempat usahanya dengan karaoke.


Obyek Wisata Pantai Kartini terletak 2,5 km ke arah barat dari Pendopo Kabupaten Jepara. Obyek wisata ini berada di kelurahan Bulu kecamatan Jepara dan merupakan obyek wisata alam yang menjadi dambaan wisatawan.

Berbagai sarana pendukung seperti dermaga, sebagian aquarium Kura-kura, motel, permainan anak-anak (komedi putar, mandi bola, perahu arus), dan lain-lain telah tersedia untuk para pengunjung. Suasana di sekitar pantai yang cukup sejuk memang memberikan kesan tersendiri buat pengunjung, sehingga tempat ini sangat cocok untuk rekreasi keluarga atau acara santai lainnya.


Di tempat ini pula para pengunjung dapat melepaskan lelah dengan duduk-duduk di bawah gazebo sambil menghirup udara segar bersama terpaan angin laut, terdapat pula deretan toko souvenir kerajinan laut yang dapat dijadikan buah tangan para wisatawan.

Kawasan dengan luas lahan 3,5 ha ini merupakan kawasan yang strategis, karena sebagai jalur transportasi laut menuju obyek wisata Taman laut Nasional Karimunjawa dan Pulau Panjang. Sekarang juga sudah tersedia sarana transportasi ke Karimunjawa dari dermaga Pantai Kartini yaitu KMP. MURIA (waktu tempuh 6 jam) dan Kapal Cepat KARTINI I (waktu tempuh 2,5 jam).


Berlokasi di Desa Bondo Kecamatan Bangsri 17 km. dari pusat kota. Pantai sepanjang + 2 km berpasir putih dan di sekitar pantai banyak pohon peneduh yang didominasi jenis pandan.

Pada saat musim barat ombaknya cukup besar, namun setelah itu airnya tenang dan jernih. Didukung lautnya yang dangkal, lokasi ini sangat baik untuk mandi laut. Apalagi sekarang sudah ada inisiatif masyarakat untuk menyediakan shower room dan ban untuk disewakan.

Dari pantai ini dapat terlihat jelas PLTU Tanjung Jati B yang begitu megah. Di sebelah utara PLTU terdapat karang dalam seluas ratusan km2 dengan kedalaman 35 m - 50 m dengan bermacam jenis ikan sangat pas untuk yang hobi memancing.


Pantai Empu Rencek Wilayah Jepara terkenal dengan keindahan pantai pasir putih,
hampir semua pantai yg berpasir putih untuk dijadikan tempat wisata,salah satu yang tak kalah menarik yaitu pantai Empu rancak,kawasan ini banyak ditemui pilihan makanan menu seafood.

Pantai Empu Rancak terlentak di Desa Karang Gondang, Kecamatan Mlonggo.

Pantai ini masih terlihat sepi, sebab memang belum banyak yang mengenal wilayah ini.
Namun sejak empat tahun terakhir, kawasan ini sudah mulai dikelola secara swadaya oleh masyarakat setempat.

Dengan memanfaatkan keindahan pantai dan tumbuh-tumbuhan rimbun di sekelilingnya,
Anda tertarik? Silakan kunjungi!


Pantai Tirto Samudro atau yang dikenal oleh masyarakat umum dengan sebutan Pantai Bandengan terletak 7 km sebelah utara dari pusat kota. Pantai yang airnya jernih dan berpasir putih ini sangat cocok untuk lokasi mandi . tak jarang para wisatawan yang datang ke obyek ini sengaja melakukan mandi laut. Umumnya mereka anak-anak, remaja dan para wisatawan manca Negara. Biasanya saat yang paling disukai adalah pada waktu pagi hari dan di saat sore menjelang senja dimana akan tampak panorama sunset yang memukau.

Di lokasi ini pula kita dapat bersantai ria dan duduk duduk di atas shelter sambil menikmati semilir angin pantai serta udara yang masih alami (tanpa polusi). Kawasan obyek wisata yang lahannya cukup luas dan sebagian besar ditumbuhi rerimbunan pohon-pohon pandan ini memang cocok untuk kegiatan remaja seperti kemah, volley pantai, sepeda santai atau kegiatan-kegiatan serupa. Selain itu pula di dalam area obyek wisata ini sering digunakan ajang permainan moto cross dan pertunjukan festival layang-layang baik regional, nasional maupun internasional.

Obyek wisata ini dapat di jangkau dengan mudah oleh kendaraaan umum, sebab sudah tersedia prasarana jalan yang sudah beraspal dan sudah ada angkutan kota yang langsung menuju lokasi obyek wisata tersebut. Sedangkan makanan khas yang dapat dinikmati oleh para pengunjung di obyek wisata tersebut yaitu kerang rebus, rajungan, ikan bakar serta pindang srani.

Menurut catatan sejarah, pantai Bandengan ternyata masih terkait erat dengan kehidupan Pahlawan Nasional yang juga tokoh emansipasi wanita yaitu RA Kartini pantai tersebut merupakan tempat yang menarik yang menjadi kenangan manis buat putra putri Bupati Jepara ini. Gadis yang lincah dengan panggilan TRINIL ini semasa kecilnya sering sekali berwisata ke pantai ini bersama Bangsawan Hindia Belanda yaitu Ny. Ovink Soer (Isteri asisten residen) bersama suaminya, pada saat liburan pertama menjelang kenaikan kelas mengajak RA Kartini beserta adik-adiknya Roekmini dan Kardinah untuk menikmati keindahan pantai tersebut.

Kartini dan kedua adiknya mengikuti Ny. Ovink Soer mencari kerang sambil berkejaran menghindari ombak yang menggapai kaki mereka. Kepada Kartini ditanyakan apa nama pantai tersebut. Di jawab dengan singkat "Pantai Bandengan" kemudian Ny. Ovink Soer mengatakan di Holland pun ada pantai yang hampir sama dengan Pantai Bandengan, hanya ada sedikit perbedaan bahwa airnya dingin namanya SCHEVENINGEN. Secara spontan Kartini menyela "..kalau begitu kita sebut saja Pantai Bandengan ini dengan "KLEIN SCHEVENINGEN".

Berawal dari hal di atas, maka sampai sekarang Pantai Bandengan terkenal dengan sebutan KLEIN SCHEVENINGEN (bahasa Belanda : KLEIN berarti pantai dan SCHEVENINGEN yaitu nama pantai di negeri Belanda).

Selain Pantai Bandengan merupakan tempat yang pernah mengukir sejarah perjalanan cita-cita RA Kartini. Di pantai itulah RA Kartini dan Mr. Abendanon mengadakan pembicaraan empat mata yang berhubungan dengan permohonannya untuk belajar ke negeri Belanda, meskipun ahirnya secara resmi permohonannya kepada pemerintah Hindia Belanda ditarik kembali dan biaya yang sudah disediakan buat RA Kartini diberikan kepada pemuda berasal dari Sumatera yaitu Agus Salim (KH. Agus Salim alm.).

Sementara itu dikisahkan bahwa obyek wisata Pantai Bandengan masih ada keterkaitanya dengan legenda asal usul Karimunjawa. Dalam legenda itu disebutkan bahwa karena terdorong rasa prihatin akan perilaku anaknya yang nakal/bandel, maka Sunan Muria memerintahkan puteranya yaitu Amir Hasan pergi ke utara menuju sebuah pulau yang nampak "kremun-kremun" dari puncak Gunung Muria. Kepergian ini dengan tujuan untuk memperdalam sekaligus mengembangkan ilmu agama. Kelak pulau yang dituju itu dinamakan Pulau Karimunjawa. Dalam perjalanan itu sampailah mereka di pantai yang banyak terdapat paya-paya dan ikan banding. Sampai sekarang tempat ini dinamakan Desa Bandengan dan pantai yang terletak di desa itu disebut pula Pantai Bandengan.


Goa Manik Berada di desa Sumanding kecamatan Keling kabupaten Jepara. Gua ini kurang lebih 5km berada berdekatan dengan Air Terjun Songgolangit. Untuk menempuh daerah tersebut harus berhati-hati karena jalan yang akan ditempuh sangat licin,curam dan terjal.

Dilokasi tersebut terdapat 2 buah gua yang berdekatan. Namun yang satu berada di bawah tepat di pancuran air. Konon gua tersebut digunakan oleh Begawan Manikyoso Namun sekarang banyak digunakan oleh orang-orang untuk bertapa agar keinginannya dapat tercapai.


Goa Tritip Terletak di desa Jung Watu, Kecamatan Keling atau 45 Km sebelah utara kota jepara berdekatan dengan benteng portugis.

Pada zaman dahulu gua tritip digunakan oleh Mbah Joyo Kusumo untuk bertapa yang kemudian sekarang banyak diartikan orang sebagai tempat petilasannya. Tiap malam jum'at diberi sesajen berupa wedang gula dan wedang kopi. Namun pada malam jum'at wage sajian itu ditambah dengan kelapa muda dan bubur merah putih. Di sekitar daerah tersebut terdapat perahu kayu. Perahu tersebut konon katanya menjadi tempat pertapaan Mbah Joyo Kusumo.

Namun sekarang perahu yang terletak di gua tritip sudah tinggal setengah karena banyak diambil oleh orang-orang yang berkunjung disana untuk membuat api unggun dan lain sebagainya. Banyak pengunjung yang datang pada malam jum'at wage agar hajatnya tercapai setelah melakukan pertapaan melalui perantara mbah Joyo Kusumo kepada Tuhan Yang Maha Esa.


Obyek wisata Air Terjun Songgolangit Jepara ini terletak di desa Bucu kecamatan Kembang 30 km sebelah utara dari kota Jepara. Air terjun ini mempunyai ketinggian 80 meter dan lebar 2 meter. Konon menurut cerita bahwa tempat ini akan menjadikan awet muda bagi para pengunjung yang melakukan cuci muka ataupun mandi.

Panorama alam di sekitar obyek wisata ini begitu indah dan udaranya cukup nyaman, sehingga sangat cocok untuk acara santai atau kegiatan rekreasi lainnya. Di tempat pula banyak dijumpai kupu-kupu yang beraneka ragam jumlahnya dengan warna-warni yang cukup indah. Unyuk mencapai obyek wisata tersebut dapat ditempuh dengan kendaraan roda 2 maupun roda 4 dengan kondisi jalan beraspal.

Menurut legenda, Dikisahkan ada seorang jejaka yang berasal dari desa Tunahan menjalin cinta dengan seorang gadis cantik asal Dukuh Sumanding Desa Bucu Kecamatan Kembang. Jalinan cinta mereka ahirnya berlanjut hingga ke jenjang perkawinan. Di sini diceritakan bahwa antara desa Tunahan dan desa Bucu terbentang sungai (sekarang ini sungai yang berada di atas obyek wisata tersebut airnya mengalir ke bawah menjadi air terjun). Pada zaman dahulu seorang laki-laki melamar seorang perempuan harus membawa perabotan dapur seperti wajan, piring, gelas, dll. Serta membawa hewan piaraan kerbau, sapi, kambing,dll.

Pada suatu fajar si isteri bersiap menyiapkan makanan pagi untuk si suami tercinta. Dalam penyediaan sarapan tersebut si isteri kurang hati-hati sehingga menimbulkan suara-suara alat dapur yang saling bersentuhan. Alkisah, sang mertua menegur anaknya : "Ojo glondhangan, mengko mundhak bojomu tangi" atau dalam bahasa Indonesia : "Jangan gaduh, nanti suamimu terbangun". Rupanya si suami salah mendengar "Kerjo kok glondhangan, rumangsamu barange bojomu" atau dalam bahasa Indonesia "Kerja kok gaduh, memangnya barang bawaan suamimu".

Pada saat itu juga si suami merasa tersinggung dengan perkataan sang mertua itu, kemudian pada suatu tengah malam kedua pengantin tersebut berniat pergi dari rumah untuk pindah ke tempat asal suami dengan mengendarai pedati/gerobak yang ditarikoleh sapi. Oleh karena jalannya begitu gelap, maka pedati yang mereka naiki salah jalan (kesasar) sehingga terasa pedati tersebut masuk jurang yang sangat dalam dan sepasang pengantin tersebut hilang tidak ada yang mengetahui keberadaanya.

Legenda tersebut bersifat turun temurun dan masih melekat kuat di hati masyarakat setempat sehingga merupakan pantangan antara orang-orang desa Tunahan dan desa Bucu untuk hidup sebagai suami isteri, karena dikuatirkan hubungan rumah tangga mereka akan mengalami kemelut.
Sedangkan dinamakan air terjun Songgolangit, karena dilihat dari bawah maka air terjun tersebut tampak seakan akan menyangga horizon langit.

Konon ceritanya air terjun ini ditunggui oleh sepasang suami isteri yang ikut menjaga kenyamanan para wisatawan yang menikmati keindahan obyek wisata tersebut, karena mereka merasa bahwa pengunjung-pengunjung adalah tamunya yang perlu dihormati dan dijaga keamanannya dan kenyamananya.

WISATA KOTA SEMARANG

MESKI belum bisa menandingi Jogjakarta, wisata Semarang menyajikan berbagam objek yang menawan. Berikut 20 tempat wisata di Semarang yang paling kami rekomendasikan. Jika anda berkunjung ke Semarang, pastikan anda mampir di sana.

1. Masjid Agung Jawa Tengah

Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) yang terletak di Jalan Gajah Raya Semarang, Jawa Tengah, yang diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 11 November 2006, kini menjadi kebanggan umat Islam karena keberadaan tempat ibadah yang dibangun di atas lahan 10 hektare itu telah mendunia.

2. Klenteng Sam Po Kong


Klenteng Sam Po Kong layak menjadi prioritas para wisatawan yang akan menikmati wisata Semarang. Pasalnya, Klenteng yang terletak di Gedung Batu ini tidak hanya menyuguhkan kisah legendari Laksamana Cheng Ho, tapi keindahan arsitektur Tiong Hoa yang khas.

Sejak pertangahan Juli 2010, Klenteng ini dilengkapi dengan patung Laksamana Cheng Ho setinggi 10 meter. patung yang didatangkan langsung dari China ini ditaksir sebagai yang tertinggi di Asia Tenggara.

3. Komplek Pecinan

Gang Baru adalah nama yang tidak asing bagi publik dan pelancong. Gang Baru atau komplepks Pecinan menyajikan pemandangan dan suasana khas Tiong Hoa di tengah kota Semarang.

Di sana kita juga bisa jumpai beragam kelnteng. Ada 11 klenteng besar di Semarang, 10 di antaranya terdapat di kawasan pecinan, yaitu Klenteng Siu Hok Bio, Hoo Hok Bio, Kong Tik Soe, Tay Kak Sie, Tong Pek Bio, Liong Hok Bio, Tek Hay Bio, Wie Wie Kiong, See Hoo Kong, dan Klenteng Grajen. Sedang Klenteng Sam Poo Kong berada di Gedung Batu. Masing-masing klenteng itu mempunyai nilai historis tersendiri.

4. Pasar Rakyat Simpang Lima

Salah satu land mark kota Semarang adalah kawasan Simpang Lima.  Lapangan ini memang terletak di jantung kota. Disebut Simpang Lima karena berada di tengah-tengah persimpangan Jl Pandanaran, Jl Gajah Mada, Jalan Ahmad Yani, Jalan Ahmad Dahlan, dan Jalan Pahlawan.

Berkembangnya fungsi Simpang Lima menjadi alun-alun merupakan saran Presiden pertama Republik Indonesia yang menyarankan pengadaan alun-alun di Semarang sebagai ganti dari Kanjengan. Alun-alun yang dimiliki Semarang sejak masa pemerintahan Adipati Semarang yang pertama itu telah berubah fungsi menjadi pusat perbelanjaan. Karena itu, kawasan ini tetap diamsukan dalam daftar wisata semarang.

5. Jalan Pahlawan

Jalan Pahlawan Semarang adalah salah satu jalan terbesar di Semarang. Jalan ini salah satu penghubung menuju Simpang Lima.

Pada malam hari, jalan ini berubah menjadi jujugan wisata Semarang baru. Tempat yang lapang, terang, dan tersedianya aneka jajan membuat malam di Jalan Pahlawan Semarang selalu ramai. Lebih-lebih di akhir pekan. Terlebih, sejak awal 2011, Pemkot Semarang mulai menata jalan ini. Trotoar sepanjang lebih dari 500 meter ditata ulang menjadi lebih lapang. Fasilitas tempat sampah pun ditambah.

6. Hutan Tinjomoyo

Hutan Tinjomoyo adalah hutan wisata yang terletak di Kelurahan Tinjomoyo, Semarang. Ratusan pepohonan tumbuh subur di sana. Lebih dari 200 jenis terpelihara. Anda akan mendapati pemandangan alami khas desa jika berkunjung ke hutan seluas 57,5 hektar ini.

Hutan Tinjomoyo memiliki keanekaragaman pepohonan, seperti mahoni, jati, akasia, asem londo, ketepeng, mangga, kelengkeng, matoa, nangka, dan masih banyak lainnya, memang telah beralih fungsi. Jika dulu menjadi destinasi wisata, sekarang fungsinya lebih sebagai paru-paru kota dan daerah resapan air.

7. Kebun Binatang Mangkang

Kebun binatang ini terletak di perbatasan Semarang-Kendal. Tempat yang dibuka pada Februari 2007 ini dibangun untuk menggantikan kebun binatang Tinjomoyo Semarang yang dianggap sudah tak representative lagi.

Lokasi baru ini diharapkan membuat jumlah pengunjung semakin bertambah karena aksesnya lebih mudah dicapai. Sebab, Bonbin ini terletak di pinggir jalan. Kebun Binatang ini, sekarang sudah memiliki sekitar 150 ekor hewan yang terdiri dari 40 jenis spesies. Ada Ular, Rusa, Gajah, Orangutan, Harimau.

8.  Lawang Sewu

Terletak di komplek Tugu Muda, Lawang Sewu dahulu merupakan gedung megah berbaya art deco, yang digunakan Belanda sebagai kantor pusat kereta api  ( trem ), atau lebih dikenal dengan Nederlandsch Indische Spoorweg Maschaappij ( NIS ). Bangunan karya Arsitek Belanda Prof. Jacob F. Klinkhamer dan B.J Queendag menurut catatan sejarah dibangun tahun 1903, kemudian diresmikan pada tanggal 1 juli 1907.

9. Tugu Muda

Kawasan Tugu Muda dulu hanya bundaran biasa. Tapi cobalah tengok sekarang. Sejak dipugar tahun 2008, Tugu Muda jadi tempat dolan yang amat menyenangkan. Bukan hanya karena taman di sekitarnya kini tampak rapi, semburan air mancur membuat tempat ini amat romantis di malam hari. Apalagi, Tugu Muda kini juga diterangi lampu besar di empat titik yang mengelilinginya.

10. Kota Lama

Kota Lama mungkin akan mengingatkan anda pada adegan ketika Gie (dalam film “Gie”) dan ribuan mahasiswa berdemo menuntut pembubaran PKI. Ya, adegan itu memang dilakukan di Kota Lama Semarang. Tidak hanya “Gie”, film “?” dan “Ayat-ayat Cinta” juga memanfaatkan Kota Lama sebagai tempat syuting.

Kota Lama Semarang memang menyimpan pesona historis yang luar biasa. Ratusan bangunan kuno masih berdiri. Sebagian, seperti Gereja Blenduk dan gedung Jiwa Sraya, masih terawat, sedangkan lainnya lapuk bahkan ambrol.

Jika anda berminat mengkaji arsitekur Belanda, tidak keliru anda menuju Kota Lama. Stasiun Kereta Api Tawang, Gereja Gedangan, Nilmij, Taman Sri Gunting, Marba, Marabunta dan De Spiegel memperlihatkan gaya arsitektur Eropa abada XVII. Sebuah embung yang dikenal penduduk setempat Polder Tawang menunjukan konsep kota pesisir yang tertata.

11. Museum Ronggowarsito

Museum ini terletak di Jalan Abdulrahman Saleh Nomor 1 Semarang, persis di samping Bundaran Kalibanteng. Museum Ronggowarsito mempunyai dua misi, yaitu “Meningkatkan apresiasi budaya dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap budaya”.

Museum ini menyuguhkan bagi Anda koleksi sejarah, alam, arkeologi, kebudayaan, era pembangunan, dan wawasan nusantara.

12. Museum Mandala Bakti

Museum Mandala Bhakti terletak di Jalan Soegijapranto nomor 1, persis berseberangan dengan Tugu Muda. Museum ini mengoleksi benda-benda bersejarah yang ada kaitannya dengan riwayat Kodam Diponengoro (Jawa Tengah & Daerah Istimewa Yogyakarta).

13. Pantai Marina

JIKA Anda berkunjung ke Semarang, pastikan Pantai Marina masuk dalam daftar tempat yang akan anda kunjungi. Anda bisa menikmati semilir angin di sana. Deburan ombak khas pantai utara, siap menyambut anda.

Anda tidak perlu bersusah payah untuk menuju ke sana. Dari kawasan Simpang Lima lurus ke arah barat Anda akan bertemu gapura  kawasan Pekan Raya Promosi dan Pembangunan (PRPP) Provinsi Jawa Tengah.

Kemudian, belok kanan masuk melewati gapura PRPP dan lurus terus ke arah utara, sampai di kawasan PRPP belok kanan dan kemudian belok kiri lurus terus sampai di pintu masuk obyek wisata Pantai Marina.

14. Bukit Gombel

Taman Tabanas yang lebih akrab disebut Gombel memberi kesempatan pada Anda menikmati view Semarang. Berkunjunglah pada malam hari, maka anda bisa menikmati pemandangan kota yang gemerlap. Dari sana

Anda bisa menikmati pemandangan Kota Semarang, dari Jatingaleh sampai Tanjung Emas. Lampu jalanan terlihat mengular, lampu kendaraan berjalan pelan seperti menyemut. Karena terletak di kawasan atas, Taman Tabanas Gombel terasa lebih sejuk. Tidak heran jika pada malam hari tempat ini banyak digunakan pasangan muda atau keluarga bersantai ria.

15. Gue Kreo

Goa Kreo adalah sebuah goa yang dipercaya sebagai petilasan Sunan Kalijaga saat mencari kayu jati untuk membangun Mesjid Agung Demak . Ketika itu menurut legenda Sunan Kalijaga bertemu dengan sekawanan kera yang kemudian disuruh menjaga kayu jati tersebut. Kata “Kreo” berasal dari kata Mangreho yang berarti peliharalah atau jagalah. Kata inilah yang kemudian menjadikan goa ini disebut Goa Kreo dan sejak itu kawanan kera yang menghuni kawasan ini dianggap sebagai penunggu.

16. Masjid Menara (Layur)

Masjid Menara Semarang bukan tempat ibadah semata. Bangunan itu juga mewartakan sejarah dan cara manusia memperlakukan manusia. Maka, melalui tanda-tanda semiotis yang melekat padanya, masjid mengisahkan perjalanan manusia dan pemikirannya.

Dilihat dari gaya arsitekturnya, Masjid Menara merupakan percampuran dari tiga budaya yakni, Jawa, Melayu, dan Arab. Sejak dibangun pada 1802, bangunan Masjid Menara Layur diyakini tidak mengalami banyak perubahan.

17. Wonderia

Wonderia merupakan arena rekreasi keluarga Semarang. Dalam pengelolaan PT Semarang Arsana Rekreasi Trusta, Taman Rekreasi Wonderia ini diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Dr H Susilo Bambang Yudhoyono pada 9 Agustus 2007.


18. Pagoda dan Vihara Watugong

Wsiata Semarang juga menyuguhkan wisata religi. Buktikan di Pagoda Watugong. Bangunan indah ini terdiri atas tujuh tingkat. Tiap tingkat memiliki 4 buah patung Dewi Kwan Im yang menghadap keempat penjuru. Pembangunanya dilatarbelakangi oleh kebutuhan umat Budha akan tempat ibadah yang lebih layak dan nyaman. Yang sebelumnya ditempat ini hanya ada vihara kecil yang sudah berdiri sejak 1957. Kemudian pada tahun 2005 dibangunlah Pagoda Avalokitesvara yang rencana pembangunanya hanya membutuhkan waktu 8 bulan tetapi karena menunggu barang-barang dan patung dari Cina penyelesaiannya mundur menjadi 10 bulan.

19, Water Blaset Bukit Candi Golf

Water Blaster Semarang Graha Candi Golf adalah wahana permainan air pertama di Semarang. Wahana permainan yang lengkap membuat objek wisata ini langsung menjadi andalan rekreasi keluarga warga Semarang.

Setidaknya ada delapan unit wahana air yang ada di water blaster semarang ini. Semua itu dilengkapi sarana penunjang yang aman, termasuk ruang pertemuan berbentuk kapal pesiar yang bisa digunakan untuk rapat hingga kapasitas 150 orang. Semua itu patut anda pertimbangkan jika berencana menikmati wisata Semarang.

20. Stasiun Tawang

Stasiun Tawang  adalah satu di antara dua stasiun kereta yang berada di Semarang. Stasiun ini mengangkut penumpang yang akan naik kereta bisnis dan eksekutif. Stasiun Tawang berada di bagian utara Kota Lama, tepatnya di jalan Taman Tawang nomor 1, Semarang, Telepon: (024)3544544.

Dulu Stasiun Tawang dibangun untuk menggantikan fungsi Stasiun Tambaksari di Pengapon yang dinilai tidak dapat memenuhi kebutuhan jumlah pengguna. Itu lantara pada 1870 jalur kereta Semarang-Solo-Yogyakarta selesai dibangun sehingga jumlah penumpang semakin banyak

WISATA KOTA MADIUN

1.    Waduk Bening
Bendungan yang dimanfaatkan untuk sumber PLTA desa ternyata merupakan objek wisata yang memiliki potensi besar. Pemandangan indah yang tercipta dari kombinasi hutan jati lebat yang hijau dengan kejernihan air waduk sehingga sering dijadikan area berkemah atau hanya sekedar hiking menjelajah alam. Memiliki luas 860 km bujur sangkar membuk objek ini memiliki banyak fasilitas yang telah disiapkan. Misalnya wisata pemancingan, rumah makan, lapangan untuk melakukan olahraha tenis, ada juga penginapan, serta beberapa speed boot untuk mengelilingi waduk. Dari kota madiun, jarak yang ditempuh untuk sampai ke tempat ini adalah sekitar 40 km. akses jalan menuju ke sana juga sangat mudah.
Gambar Waduk Bening

2.    Wana Wisata Grape
Menawarkan kesejukan suasana pegunungan serta keindahan akan panorama yang ada, membuat wisata ini sangat banyak digemari. Berlokasi di kaki dari gunung wilis, yang berarti hanya memiliki jarak 15 km dari kota Madiun. Dengan kawasan seluas 1,5 hektar, wana wisata ini memiliki banyak fasilitas permainan untuk anak-anak, tempat-tempat bersenda dan bersantai, serta area perkemahan yang bernuansa hutan dan pegunungan. Juga memiliki air jernih dari sungai yang memiliki sumber mata air langsung dari pegunungan Dungus. Di sekitar area juga didirikan sebuah bangunan yang sering digunakan sebagai tempat berkumpul, berdiskusi serta pertemuan dengan anggota. Tempat ini juga sering dijadikan konservasi hutan di Jawa Timur, dan memiliki aneka jenis tanaman hijau yang menambahkan kesejukan udara yang ada.
Gambar Wana Wisata Grape

3.    Monumen Kresek
Tujuan membangun monumen ini adalah agar sebuah peristiwa bersejarah yang terjadi di Madiun selalu dikenal oleh masyarakat. Peristiwa bersejarah ini terjadi pada tahun 1948 yang merupakan keganasan dari organisasi PKI. Dibangun 8 km di bagian timur dari kota Madiun, monumen ini memiliki luas kawasan 2 hektar dengan ukiran-ukiran bentuk relief yang ada pada dinding monumen. Di tugunya terukir nama-nama semua pahlawan yang mengorbankan nyawa dalam peristiwa tersebut. Menjadi tempat wisata, kawasan monumen ini memiliki banyak pohon rindang nan hijau yang membuat suasana menjadi sejuk dan teduh, sehingga banyak dimanfaatkan untuk melakukan piknik dan bersantai. Ada juga sebuah pendopo untuk beristirahat serta aneka tanaman-tanaman yang dikelola di sebuah taman. Area parker yang aman dan teratur juga menjadi nilai plus untuk tempat ini. 
Gambar Monumen Kresek


4.    Air Terjun Seweru
Sudah pernah pergi Madiun namun belum sampai ke air terjun seweru? Bisa dikatakan mengecewakan sekali karena air terjun ini menjadi salah satu kebanggaan kota Madiun akan wisata yang menawarkan keindahan pemandangan. Sering juga disebut air terjun selampir atau serondo memiliki hutan di sekitar kawasan yang menambah keindahan pemandangannya.
Berada di desa Kare, air terjun ini memiliki tinggi 400 meter dan kawasan seluar 6 hektar. Masih dalam kawasan lereng gunung Wilis membuat kesejukan suasana di tempat ini menjadi luar biasa. Tidak jauh dari air terjun terdapat taman dengan berbagai tanaman seperti apel, tanaman buah jeruk serta tanaman cengkeh.


Gambar Air Terjun Seweru

5.    Taman Rekreasi Umbul
Berlokasi di lereng gunung Unggaran, taman rekreasi umbul merupakan tempat beristirahat dan bekas peninggalan dari Belanda. Fasilitas yang ditawarkan sangat lengkap mulai dari penginapan, kolam renang, wahana-wahana bermain untuk anak-anak, rumah makan yang menyediakan berbagai sajian lezat, gedung pertemuan dengan kuota 500 kursi, mini kebun binatang, serta beberapa peninggalan Hindu-Budha. Taman ini diapit oleh dua jurang dan berada di ketinggian 1200 dpl. Memiliki udara yang segar dan sejuk menjadi nilai tambahan tempat ini. Jarak dari kota Madiun hanya sekitar 20 km yaitu berada di kecamatan Dolopo tepatnya desa Glonggong.

Gambar Taman Rekreasi Umbul

6.    Wisata Nglambangan
Kecamatan Wungu ternyata menyimpan banyak sejarah yang berasal dari kerajaan Majapahit seperti Pura Lambangsari, tempat menyimpan pusaka pada masa itu yang disebut Watu Dakon, Lumbung Selayut, petirtaan, sumur kuno dan sebagainya. Setiap bulan Syuro akan diadakan ritual di sini. Berjarak 8 km dari kota Madiun, kecamatan ini tidaklah sulit untuk dicari. Bagi pecinta sejarah tidak salah tujuan jika datang ke tempat ini, karena sangat banyak ilmu pengetahuan yang akan didapatkan.
Gambar Wisata yang Ada di Nglambangan

7.    Waduk Kedung Brubus
Nama Kedungbrubus diambil dari nama daerah setempat. Waduk yang menjadi sistem irigasi ini, akan melimpah apabila datang musim hujan. Namun tawaran yang disajikan di sini adalah kenikmatan ikan bakar dari ikan yang segar di mana masalah rasanya sudah tidak diragukan lagi kelezatannya. Serta pemandangan yang dapat dilihat dari tempat ini adalah lereng gunung Kendeng dan pemandangan hijaunya hutan jati. Objek wisata ini juga sangat mudah dijumpai, hanya tinggal datang saja ke  kecamatan Pilangkenceng yaitu di desa bulu dan terus ke dusun Kedungbrubus.
Gambar Waduk Kedung Brubus

Kamis, 05 Februari 2015

OBJEK WISATA IBU KOTA

1. TMII ( Taman Mini Indonesia Indah )

TMII ( Taman Mini Indonesia Indah )
Taman Mini Indonesia Indah
TMMI terdapat kekayaan budaya miniatur indonesia dari sabang hingga merauke. Ini yaitu obyek wisata yang disebut area rangkaian keragaman budaya serta pesona suku yang tinggal di kepulauan indonesia. wisatawan yang berkunjung TMMI bisa lihat beragam platform rumah kebiasaan, baju kebiasaan, benda-benda suci suku spesifik, untuk seni serta tari budaya dari 33 provinsi di indonesia.
Bukan sekedar itu, TMMI yaitu di antara obyek wisata di jakarta dengan tempat terluas. Anda tidak akan menjelajahi tempat-tempat wisata yang unik di jakarta cuma didalam 1 hari. TMMI mempunyai sebanyak museum seni serta budaya untuk siswa. contohnya, kerajinan serta museum rekayasa, museum reptil, museum burung, serta teater keong mas. Pada saat-waktu spesifik di TMMI , diadakan festival seni budaya nasional dengan tema spesifik.

2. Taman Impian Jaya Ancol

Taman Impian Jaya Ancol
Taman Impian Jaya Ancol
Ancol adalah tempat wisata popular di jakarta utara sejak berdirinya pada th. 1966, ancol bay city atau juga dikenal sebagai taman yang dimimpikan jaya ancol yaitu yang terbesar serta sangat menarik dari taman rekreasi di jakarta. ancol terdiri dari lapangan golf, taman hiburan, hotel, klub malam, serta kolam renang. Tterdapat di utara jakarta di tempat reklamasi di teluk jakarta. Berkunjung ke ancol dapat berikan tawa serta kebahagiaan berbarengan rekan maupun keluarga dengan beragam area rekreasi yang dapat dikunjungi.
Tempat wisata di Taman Impian Jaya Ancol :
  1. Dunia Fantasi (Dufan). Tempat wisata dengan lebih dari 40 wahana permainan dan atraksi. Harga tiket untuk masuk ke Dunia Fantasi adalah Rp 135.000 per orang pada hari kerja.
  2. Atlantis Water adventure. Lima hektar taman air besar bertema kota mitologi Atlantis dengan kolam ombak, kolam air terjun, slide, kolam renang anak-anak, dan restoran.
  3. Ancol Bay City.
  4. Sea World. Salah satu akuarium terbesar di Asia Tenggara menampilkan kolam untuk buaya dan hiu, dan kolam permainan untuk sahabat laut.
  5. Pasar Seni. Sebuah pasar seni yang dalam perjalanannya selama 25 tahun telah menjadi pusat kerajinan dan produk seni lainnya, serta sebagai pusat bagi seniman untuk secara langsung membuat dan menjual produk mereka.
  6. Executive Golf Fun, 18 hole lapangan golf internasional pantai Ancol.
  7. Pantai. Dalam resor Anda dapat menemukan pantai Karnaval dan pantai Festival.

3. Monas ( Monumen Nasional )

Monas ( Monumen Nasional )
Monas ( Monumen Nasional )
Monas yaitu di antara pusat hiburan kota. Monumen nasional jadi ikon kota jakarta. Puncak monas yang dilapis emas serta tampak bercahaya terang pada malam hari. Objek wisata ini adalah area berkumpul orang-orang dari status sosial yang bermacam. Kerap dipakai sebagai pusat seni serta budaya acara festival yang dapat di nikmati oleh masyarakat umum dengan gratis.
Didalam kompleks monumen, ada museum gajah mada. Museum ini mempunyai beragam kekayaan seni serta budaya dari properti bersejarah indonesia. Benda purbakala yang ditemukan di indonesia, banyak yang disimpan di monas. Lantas janganlah ragu-ragu untuk berkunjung ke monas serta amat direkomendasikan untuk mahasiswa yang pingin pelajari kekayaan budaya indonesia dari zaman prasejarah hingga saat ini. Monas kerap dipakai untuk jadi tuan rumah acara olahraga nasional serta internasional.

4. Kebun Binatang Ragunan

Kebun Binatang Ragunan
Kebun Binatang Ragunan
Kebun binatang ragunan yaitu kebun binatang pertama di indonesia. Kebun binatang ini didirikan pada th. 1864 dengan nama planten en dierentuin, yang bermakna tanaman serta kebun binatang. Pemprov dki jakarta menyumbangkan 30 hektar tempat yang disebut rumah ke kebun binatang. Gubernur dki jakarta ali sadikin resmikan taman margasatwa ragunan pada 22 juni 1966. Sekarang ini kebun binatang ragunan terdapat di ragunan, pasar minggu, jakarta selatan, indonesia. Kebun binatang seluas 140 hektar, dengan beragam koleksi yang terdiri dari 295 spesies serta 4040 spesimen.

5. Kota Tua

Kota Tua
Kota Tua
Kota tua juga dikenal sebagai old batavia. kota tua jakarta atau akrab disapa old town yaitu tempat kecil di jakarta yang mempunyai luas 1, 3 km. Persegi melintasi jakarta utara serta jakarta barat, meliputi tempat pinangsia, taman sari serta roa malaka. Kota tua yaitu area yang tetap kuat dengan histori serta budaya dari belanda serta cina.
Kota tua menghidangkan situasi antik khas kota tua dengan banyak bangunan serta museum bersejarah, disamping itu kita juga dapat nikmati wisata bahari, wisata belanja, wisata histori serta budaya, rekreasi serta hiburan, serta wisata dengan ketertarikan spesial.
Selamat Liburan ke Jakarta :)